Tips Masak Gulai Tunjang Agar Empuk dan Gurih. Gulai tunjang, atau gulai kikil sapi, selalu jadi salah satu hidangan yang paling dinanti saat acara keluarga besar, hari raya, atau sekadar ingin makan enak di akhir pekan. Tekstur kikil yang kenyal, kolagennya yang meleleh, serta kuah santan kental beraroma rempah menjadi kombinasi yang sulit ditolak. Namun, tantangan terbesar sering kali adalah membuat tunjang benar-benar empuk tanpa alot, sekaligus gurih tanpa terasa terlalu berminyak. Di tahun 2026 ini, ketika masakan rumahan tradisional kembali naik daun, banyak orang ingin menguasai gulai tunjang agar hasilnya setara dengan masakan warung legendaris. Kabar baiknya, dengan teknik persiapan yang tepat, pemilihan bumbu, serta pengendalian waktu memasak, tunjang bisa empuk sempurna dan kuahnya gurih meresap hingga ke tulang. Semua bisa dilakukan di dapur rumah tanpa peralatan khusus. INFO CASINO
Pemilihan Tunjang dan Persiapan Awal: Tips Masak Gulai Tunjang Agar Empuk dan Gurih
Kunci pertama adalah memilih tunjang yang bagus. Pilih kikil sapi bagian depan atau belakang yang masih segar, berwarna putih bersih, tidak berbau, dan memiliki lapisan kolagen tebal—ini menandakan akan meleleh menjadi gelatin gurih saat dimasak lama. Hindari tunjang yang sudah dibekukan terlalu lama karena teksturnya bisa jadi lebih keras. Setelah dibawa pulang, cuci bersih tunjang di bawah air mengalir sambil digosok dengan garam kasar untuk menghilangkan lendir dan kotoran. Potong-potong ukuran sedang (sekitar 5-7 cm) agar mudah matang merata. Langkah krusial selanjutnya adalah merebus tunjang terlebih dulu: masukkan ke dalam air mendidih bersama 4-5 iris jahe tebal, 3 batang serai geprek, serta 5 lembar daun salam. Rebus selama 30-45 menit dengan api sedang, lalu buang air rebusan pertama yang biasanya berbusa dan berbau kurang sedap. Tiriskan, bilas lagi dengan air hangat, dan sisihkan. Proses pre-boiling ini sangat membantu melunakkan kolagen sejak awal sekaligus menghilangkan bau amis yang sering mengganggu.
Teknik Memasak dan Penggunaan Bumbu yang Tepat: Tips Masak Gulai Tunjang Agar Empuk dan Gurih
Setelah pre-boiling, tumis bumbu halus hingga benar-benar matang. Haluskan bawang merah, bawang putih, kunyit bakar, jahe, lengkuas, kemiri sangrai, cabai merah keriting, serta sedikit jinten dan ketumbar. Tumis dengan minyak secukupnya bersama rempah utuh—serai geprek, daun salam, daun jeruk purut robek, serta daun kunyit jika ada—sampai harum, kering, dan keluar minyak alami (minimal 10-15 menit dengan api sedang). Masukkan tunjang yang sudah direbus, aduk rata hingga setiap potong tertutup bumbu. Tuang santan encer (campuran santan kental dengan air) hingga menutupi tunjang, lalu masak dengan api kecil selama 1-1,5 jam sambil sesekali diaduk dan disiramkan ke tunjang agar bumbu meresap. Setelah tunjang mulai empuk, tambahkan santan kental, kecilkan api sepenuhnya, dan masak lagi 30-45 menit sambil terus diaduk perlahan agar santan tidak pecah. Pada tahap akhir, masukkan asam kandis atau sedikit air asam jawa untuk keasaman segar, tambahkan garam, serta sedikit gula merah agar rasa lebih bulat dan gurih. Cicipi dan sesuaikan—kuah harus kental tapi tidak terlalu berminyak.
Tips Tambahan untuk Tekstur Empuk dan Rasa Maksimal
Agar tunjang benar-benar empuk, jangan pernah terburu-buru menambah santan kental di awal—biarkan dulu dengan santan encer dan api kecil lama. Jika ingin lebih cepat, gunakan pressure cooker untuk pre-boiling selama 20-25 menit, tapi pastikan tidak terlalu lama agar tekstur tetap kenyal, bukan hancur. Tambahkan kentang atau rebung di 30 menit terakhir agar ikut menyerap kuah tanpa mengganggu rasa tunjang. Biarkan gulai “istirahat” di panci selama 20-30 menit setelah matang sebelum disajikan—proses ini membuat kolagen semakin meleleh dan rasa semakin menyatu. Jika kuah terlalu kental, tambahkan air panas sedikit demi sedikit sambil diaduk, bukan air dingin yang bisa memicu pecah santan. Dengan perhatian pada detail kecil ini, gulai tunjang akan punya tekstur empuk kenyal yang pas serta kuah gurih yang bikin nasi habis berkali-kali.
Kesimpulan
Membuat gulai tunjang yang empuk dan gurih sebenarnya bukan soal resep rumit, melainkan kesabaran dalam proses pre-boiling, tumisan bumbu yang matang, serta memasak dengan api kecil lama. Dengan langkah-langkah sederhana ini, kikil sapi yang awalnya alot bisa berubah menjadi lembut meleleh di mulut, kuah santan kentalnya penuh aroma rempah, dan rasa gurihnya meresap hingga ke tulang. Hidangan ini tidak hanya mengenyangkan tapi juga membawa nuansa hangat khas masakan rumahan Nusantara yang selalu jadi penutup sempurna untuk setiap pertemuan keluarga. Coba praktikkan tips di atas, dan gulai tunjang buatan sendiri pasti akan jadi favorit yang selalu diminta ulang. Selamat memasak, semoga hasilnya memuaskan dan bikin semua orang ketagihan!